Hugo Ekitike (Eintracht Frankfurt)
Liverpool terus memantau pergerakan Hugo Ekitike, penyerang muda berbakat milik Eintracht Frankfurt. Pemain asal Prancis ini tampil menonjol pada musim lalu dengan torehan 22 gol dan 11 assist dari total 47 penampilan di semua kompetisi. Penampilannya membuat sejumlah klub papan atas Eropa terpikat.
Arsenal kini ikut masuk dalam perburuan. Klub asuhan Mikel Arteta tengah berburu penyerang tengah baru setelah gagal mengamankan target utama mereka. Ekitike dianggap sebagai opsi potensial jika mereka gagal mendatangkan Benjamin Sesko atau Viktor Gyökeres, dua nama lain yang juga menjadi buruan klub-klub elit.
Di sisi lain, Chelsea juga sempat memantau situasi Ekitike, namun fokus mereka tampaknya telah bergeser ke arah pemain lain setelah mendatangkan Liam Delap dan hampir menyelesaikan transfer Joao Pedro dari Brighton. Liverpool sendiri memang sedang mencari sosok penyerang tengah baru, meskipun harga Ekitike bisa menjadi penghalang utama.
Eintracht Frankfurt kabarnya hanya bersedia melepas Ekitike di angka lebih dari €100 juta. Angka ini terbilang tinggi untuk pemain muda yang belum sepenuhnya matang dalam hal mentalitas dan konsistensi. Namun, mengingat performa impresifnya dan usianya yang masih 23 tahun, nilai tersebut bukanlah hal yang mengejutkan.
Frankfurt juga tidak dalam kondisi mendesak untuk menjual. Mereka telah memastikan tiket Liga Champions musim depan, dan tidak memiliki kebutuhan finansial mendesak. Di sisi lain, Paris Saint-Germain dikabarkan memiliki klausul penjualan ulang yang membuat mereka ikut mengamati perkembangan transfer ini.
Dari sudut pandang Liverpool, Ekitike adalah prospek jangka panjang. Namun, di bawah Arne Slot, klub tampaknya hanya tertarik pada pemain yang sudah terbukti di level tertinggi. Seperti yang dialami Harvey Elliott musim lalu, Slot lebih memilih pemain yang benar-benar siap mengisi peran utama, bukan sekadar bakat mentah.
Alexander Isak (Newcastle United)
Situasi berbeda terjadi pada Alexander Isak. Penyerang asal Swedia ini tampil luar biasa sepanjang musim 2024/25 bersama Newcastle United. Ia mencetak 23 gol di Premier League dan 27 gol di semua ajang. Tak hanya itu, ia juga membantu Newcastle merebut gelar Piala Liga Inggris dan mengamankan tiket ke Liga Champions.
Meskipun Isak dilaporkan bersedia mempertimbangkan opsi pindah, pihak Newcastle belum menunjukkan tanda-tanda bersedia melepasnya. Bahkan, klub tersebut tengah menyiapkan tawaran kontrak baru dengan peningkatan gaji signifikan sebagai upaya mempertahankannya.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa Isak sempat mendapatkan janji dari pihak klub untuk mempertimbangkan opsi masa depannya setelah akhir musim. Namun hingga kini, belum ada langkah konkret yang dilakukan oleh Newcastle, dan ini membuat sang pemain mulai membuka kemungkinan hengkang.
Liverpool, bersama Arsenal dan Barcelona, dikabarkan tertarik pada Isak. Namun Newcastle sangat kukuh mempertahankan aset berharganya tersebut. Jika ada klub yang benar-benar serius ingin mendatangkan Isak, mereka harus bersedia membayar lebih dari £150 juta, yang bisa menjadikannya salah satu transfer termahal dalam sejarah Premier League.
Bagi Liverpool, Isak adalah target ideal. Usianya masih dalam masa keemasan, gaya bermainnya cocok dengan sistem Arne Slot, dan yang terpenting, ia sudah terbukti di Premier League. Namun, dengan harga yang begitu tinggi dan sikap keras Newcastle, transfer ini akan sangat sulit terealisasi dalam waktu dekat.
Verdik Liverpool: Realistis atau Impian?

Dua nama ini—Ekitike dan Isak—masing-masing menghadirkan peluang sekaligus tantangan tersendiri bagi Liverpool. Ekitike adalah investasi masa depan dengan potensi tinggi, tetapi belum cukup matang untuk langsung menjadi starter. Sementara itu, Isak adalah opsi yang lebih meyakinkan secara performa, namun memiliki label harga yang sangat tinggi dan klub yang enggan melepas.
Setelah sukses merekrut bek kiri Milos Kerkez dan gelandang Florian Wirtz, Liverpool kini memasuki fase penting dalam menyempurnakan lini serang mereka. Tambahan satu striker top akan menjadikan skuad Arne Slot lebih kompetitif, terutama untuk bersaing di empat kompetisi musim depan.
Namun, keputusan akhir tetap akan bergantung pada strategi finansial klub, kesediaan pemain, dan keinginan klub pemilik untuk bernegosiasi. Liverpool harus cermat, karena salah langkah dalam transfer mahal bisa berdampak jangka panjang.
