Persiapan Awal Liverpool di Deepdale
Liverpool resmi memulai rangkaian pramusim mereka dengan menghadapi Preston North End dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung di Deepdale. Laga ini tidak sekadar menjadi ajang uji coba teknis dan taktik, tetapi juga momen penuh emosi bagi seluruh skuad, staf, dan suporter. Di tengah persiapan menyambut musim 2025/26, laga ini menjadi langkah awal dalam membentuk ritme, menyatukan skuad, serta mengenang sosok yang sangat dicintai, Diogo Jota.
Pertandingan ini dimanfaatkan oleh pelatih kepala Arne Slot untuk menguji kombinasi pemain utama dengan talenta muda. Babak pertama diisi oleh beberapa nama yang biasa tampil reguler, sementara di babak kedua, hampir seluruh susunan diganti demi memberikan menit bermain bagi pemain baru dan jebolan akademi. Langkah ini mencerminkan pendekatan Slot yang ingin memberi ruang bagi regenerasi tim.
Alasan Absennya Florian Wirtz dan Beberapa Pemain Senior Liverpool

Manajemen Beban Latihan
Salah satu absensi yang paling mencolok adalah Florian Wirtz. Gelandang asal Jerman yang baru didatangkan dengan biaya besar tidak masuk daftar susunan pemain. Namun, keputusan ini bukan karena cedera serius, melainkan bagian dari program pengelolaan beban latihan. Selain Wirtz, nama-nama seperti Virgil van Dijk, Alisson Becker, dan Luis Diaz juga absen dari laga ini.
Para pemain tersebut tetap menjalani latihan, namun mereka ditempatkan dalam sesi tertutup di pusat pelatihan AXA Training Centre. Tujuannya adalah menghindari beban berlebih dan memastikan mereka benar-benar siap untuk menghadapi musim yang panjang.
Kesehatan sebagai Prioritas Utama
Kehadiran mereka di pertandingan ini memang dinanti, terutama oleh para pendukung yang ingin melihat wajah baru beraksi. Namun, keputusan tim pelatih untuk menahan mereka dari pertandingan menunjukkan perhatian tinggi terhadap kesehatan dan kebugaran pemain. Dalam jangka panjang, pendekatan ini dapat memberikan dampak positif bagi performa tim secara keseluruhan.
Debut Pemain Baru dalam Laga Perdana Klub Liverpool
Meski beberapa pemain utama absen, laga ini tetap menghadirkan debut bagi sejumlah rekrutan baru. Kiper Giorgi Mamardashvili tampil sebagai starter dan mencatatkan penampilan perdananya dengan baik. Selain Mamardashvili, pemain seperti Jeremie Frimpong, Milos Kerkez, dan Freddie Woodman juga tampil, meski sebagian hanya bermain di babak kedua.
Mereka tampil menggunakan nomor punggung sementara karena peralihan sponsor apparel dari Nike ke Adidas. Ini merupakan situasi unik, namun tidak mengganggu antusiasme para pemain dalam mengenakan seragam Liverpool untuk pertama kalinya.
Jalannya Pertandingan Liverpool dan Nuansa Emosional
Babak Pertama
Liverpool membuka keunggulan di menit ke-33 melalui Conor Bradley, yang memanfaatkan bola rebound hasil serangan rekan-rekannya. Gol ini menjadi simbol awal kebangkitan Liverpool, sekaligus mencairkan suasana yang sempat sunyi karena penghormatan untuk Diogo Jota.
Babak Kedua
Di babak kedua, Darwin Núñez menggandakan keunggulan lewat aksi individu yang dituntaskan dengan tenang. Selebrasinya mengundang haru, karena ia meniru gaya khas Jota, termasuk gerakan ‘baby shark’. Tak lama setelah itu, Preston memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Liam Lindsay. Namun Cody Gakpo menutup laga dengan gol ketiga bagi Liverpool, juga dengan selebrasi penghormatan kepada Jota.
Penghormatan Khusus untuk Diogo Jota
Salah satu momen paling mengharukan terjadi pada menit ke-20, ketika seluruh stadion mengheningkan cipta untuk menghormati nomor punggung Jota. Para pemain, pelatih, dan suporter dari kedua tim berdiri bersama dalam suasana hening, menyatukan rasa duka dan penghormatan. Setelah laga berakhir, para penggemar tetap bernyanyi dan memberikan tepuk tangan panjang sebagai bentuk solidaritas dan cinta terhadap mendiang pemain asal Portugal tersebut.
Implikasi dan Harapan Menjelang Musim Baru Liverpool
Penekanan pada Kebugaran
Melalui laga ini, Arne Slot menunjukkan bahwa keseimbangan antara kebugaran fisik dan kesiapan teknis menjadi kunci utama. Ia tidak tergesa-gesa memainkan semua pemain bintangnya dan memilih memberi ruang bagi evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tim.
Evaluasi Pemain Baru
Penampilan para rekrutan baru memberikan gambaran awal mengenai kemampuan mereka beradaptasi di lingkungan kompetitif. Dengan laga pertama berjalan cukup positif, pelatih kini memiliki referensi yang lebih nyata mengenai siapa saja yang siap tampil sejak awal musim.
Integrasi Emosional dalam Proses Reorganisasi
Laga ini juga berperan sebagai momen integrasi emosional bagi tim yang masih berduka. Selebrasi dan aksi penghormatan menunjukkan bahwa semangat kolektif Liverpool tetap kuat, bahkan dalam masa sulit.
Langkah Selanjutnya dalam Rangkaian Pramusim
Setelah laga kontra Preston, Liverpool dijadwalkan melanjutkan tur pramusim mereka ke Hong Kong untuk menghadapi AC Milan pada 26 Juli mendatang. Di laga tersebut, diperkirakan para pemain seperti Florian Wirtz, Virgil van Dijk, dan Alisson Becker akan mencatatkan penampilan perdananya dalam pramusim. Dengan skuad yang semakin lengkap dan waktu persiapan yang masih cukup panjang, Arne Slot memiliki kesempatan besar untuk merancang tim dengan fondasi yang kuat dan siap bersaing di berbagai kompetisi musim depan.

